Showing posts with label Puisi. Show all posts
Showing posts with label Puisi. Show all posts

Saturday, 18 June 2011

Pengendali mimpi

Jikalau saja ku bisa
Mengendali mimpi
Kan kubuat istana
Mimpi
Tak ada raut kesedihan
Tak ada duka
Apalagi nestapa
Dan ketika terbangun
Keesokan harinya
Hanyalah senyum
Dan semangat
Menmbara tuk
Taklukkan dunia
Meski sekedar mimpi
Manusia berhak
Bahagia
Meski di alam bawah sadar
Manusia berhak
Mencicipi kenikmatan
Dunia

Meski saat pagi
menjelang
mereka kembali
hadapi kerasnya dunia

Bocah-bocah kecil
Lampu merah
Berjuang melawan
peluh
menantang
matahari
Mereka tidak sedang
Mengais mimpi
Atau
Meraih cita
Menggapai mimpi
karena mereka
sudah tak sempat
tuk
bermimpi
karena mimpi
mereka adalah
realita
dalam sebungkus
nasi

Sisihkan mimpimu
tuk mereka
Sisakan sedikit tuk mereka
Walau susah hidup
kau rasa
lebih terasa berat
untuk mereka

Thursday, 16 June 2011

Jenuh

Bagaimana ku harus melangkah
jika terus menerus terjerat oleh ego mu

mungkinkah ku duduk
sedangkan kursi itu
Kau ganti
dengan tungku

Bisakah berpandangan luas
jikalau mata ini
kau tutup dengan
kedua tanganmu

Bagaimana ku
menaklukkan dunia
jika kepalan tanganku
dengan kelambu
kekanakanmu

Ahhhh...
kau bilang hanya
percuma..
mengapa kau harus melangkah
sedang diam pun
tak ada bedanya

kau bilang
Tak perlulah kau duduk
di kursi itu
Lebih baik duduk
ditungku
karena dengan
begitu kau
senantiasa menghangatkan
aku

kau bilang tak perlulah
membuka mata
karena ku kan selalu
disampingmu
menjadi pengganti
matamu

kau bilang
untuk apa juga
kau kepalkan jarimu
menantang dunia
lebik mudah
kau ulurkan jarimu
kau letak kan di hatimu

Entahlah..
karena perkataanmu
adalah sabdaku
kadang ku suka itu
tapi andai kau tahu
kumulai
jenuh
denganmu

Tuesday, 19 April 2011

Tak rela..

Kutak rela kau dijadikan sandal....

Di injak-injak usang lalu di buang..
Ku tak mau kau seperti baju
Seberapapun mahalnya
Kusam lalu di tanggalkan

Apalagi kau bukan sebuah motor

Dinaiki sembarang orang
dan tua menjadi barang rongsokan

ku mau kau menjadi emasku
Yang tak mungkin lekang oleh waktu
Tak kan pudar oleh zaman

Ku mau kau menjadi darahku
Mengalir di nadiku
Selalu sampai nyawa ini tercabut dari tubuhku

Ku mau kau menjadi nafasku
Temani ku di setiap tarikan nafasku
Temaniku di setiap hembusan nafas ini
Sampai nanti
Sampai nafas terakhir hidup ini

..Mencari hatimu...

Wednesday, 6 April 2011

Sleketep..

Ku kutip sebuah lagu
saat teringat dirimu
'meskipun cintmu tak hanya untukku,tapi cobalah sedikit mengerti''
Sedikit mengiba memang
tapi bukan maksud untukku mengiba

Ku kutip lagi sebuah lagu
'' mudah saja bagimu mudah saja untukmu andai saja cintamu seperti cintaku ''
Itulah kenyataa
bukan bualan
untuk apa juga aku membual
Tak ada guna
karena aku tlah kau tinggalkan
percuma....

Cinta kadang seperti sebuah lagu
Mendayu
Menyentuh
Hati

Atau malah sebaliknya
Cinta di di paksakan mengikuti sebuah lagu
Atau sengaja saja biar
mengharu biru

Tapi buat aku
cinta adalah cinta
Dan cinta hanyalah satu
karena sekali gagal bercinta
cinta keduamu adalah palsu

Yang ada hanya toleransi
Yang ada hanyalah cinta sementaramu
Yang ada hanyalah diam dengan apa yang kau terima
pasrah dengan nasibmu
tapi
bila itu tak membebanimu
lakukanlah dengan senang
rayakanlah dengan riang
Karena
menurut aku
cinta itu
tak tergantikan
seperti cinta kiga
kepada Tuhan
yang tak kan
mungkin
tergantikan




semarang 2011